Surabaya, Detik News - Seorang perempuan berinisial N (46), penghuni sebuah apartemen di wilayah Surabaya Timur, ditemukan meninggal dunia di dalam kamarnya pada Rabu (8/7) sore. Korban yang diketahui berasal dari Desa Ngadirejo, Kecamatan Tanjung Anom, Kabupaten Nganjuk, diduga meninggal akibat penyakit kanker yang dideritanya.
Kanitreskrim Polsek Sukolilo AKP Condro Rahardjo menjelaskan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh kakak kandungnya bersama petugas keamanan apartemen. Penemuan tersebut berawal dari rasa khawatir keluarga karena korban tidak memberikan respons saat dihubungi melalui telepon seluler.
Merasa ada yang tidak beres, kakak korban kemudian mendatangi unit apartemen tempat korban tinggal bersama petugas sekuriti. Saat tiba di lokasi, pintu kamar korban diketahui dalam kondisi terkunci dari dalam.
"Pihak keluarga bersama sekuriti kemudian mendatangi kamar korban. Setelah diperiksa, pintu dalam keadaan terkunci dari dalam," ujar AKP Condro Rahardjo.
Karena tidak bisa dibuka secara manual, pihak pengelola apartemen meminta bantuan teknisi untuk membuka pintu tersebut. Setelah pintu berhasil dibuka, korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa di dalam kamar.
Petugas keamanan apartemen kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Sukolilo dan layanan darurat Command Center 112. Tim kepolisian bersama Tim Inafis Polrestabes Surabaya langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Di dalam kamar juga ditemukan sejumlah obat-obatan yang diduga berkaitan dengan kondisi kesehatan korban.
"Tim Inafis tidak menemukan tanda kekerasan. Korban diduga meninggal karena sakit kanker," kata AKP Condro Rahardjo.
Polisi menyebut korban selama tinggal di apartemen tersebut diketahui hidup seorang diri dan belum menikah. Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban kemudian dievakuasi oleh petugas menggunakan ambulans milik Palang Merah Indonesia (PMI) menuju RSUD Dr. Soetomo Surabaya.
Kabid Darlog BPBD Kota Surabaya Linda Novanti mengatakan, proses evakuasi dilakukan setelah petugas menyelesaikan pemeriksaan di lokasi. Pihak keluarga korban juga telah hadir dan mendampingi proses penanganan jenazah.(red/lis)


Social Header