Breaking News

Diduga Sopir Mengantuk, Truk Hantam Dua Rumah Warga di Desa Jarak Kediri

  

Kondisi truk ringsek setelah menabrak dua rumah warga. (photo by tanda globalnews)



KEDIRI- Sebuah truk mengalami kecelakaan hingga menabrak dua rumah warga di Dusun Bendo, Desa Jarak, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, pada Kamis (25/6/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Insiden yang terjadi saat dini hari tersebut mengakibatkan kerusakan cukup parah pada bangunan rumah warga. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dari penghuni rumah yang terdampak.

Salah satu pemilik rumah, Mujahidin, mengaku terkejut saat kejadian berlangsung. Ia sempat mengira telah terjadi gempa bumi karena benturan yang ditimbulkan truk menimbulkan getaran sangat kuat hingga mengguncang seluruh bagian rumah. Saat itu, dirinya bersama istri dan dua anggota keluarganya tengah tertidur di bagian belakang rumah.

"Saya kira ada gempa atau lindu karena getarannya sangat keras. Saya bersama keluarga yang berjumlah empat orang sedang tidur di belakang rumah. Alhamdulillah semuanya selamat," ungkap Mujahidin saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (25/6/2026).

Benturan keras dari truk menyebabkan sejumlah bagian rumah mengalami kerusakan. Dinding bagian dalam, termasuk area kamar tidur, dipenuhi retakan baru akibat hantaman tersebut. Selain itu, sebagian bangunan dengan perkiraan diameter sekitar 1,5 meter dan tinggi kurang lebih 3 meter mengalami kerusakan cukup serius. Tiang penyangga yang menggunakan material galvalum juga mengalami kerusakan karena tidak mampu menahan kuatnya benturan kendaraan.

Menurut Mujahidin, rumah milik tetangganya yang berada tepat di sisi lokasi tabrakan justru mengalami kerusakan yang lebih parah dibandingkan rumahnya. Hingga saat ini, besarnya kerugian material yang dialami kedua keluarga masih belum dapat dihitung karena proses pendataan masih berlangsung.

Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi menyebutkan bahwa kecelakaan diduga terjadi akibat pengemudi truk mengantuk saat berkendara. Dugaan lain menyebutkan pengemudi berusaha menghindari sesuatu yang melintas di jalan sehingga kehilangan kendali dan akhirnya menghantam dua rumah warga. Meski demikian, penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak kepolisian. Saat kejadian, arus lalu lintas di lokasi diketahui relatif sepi karena masih dini hari.

Sesaat setelah kecelakaan terjadi, pengemudi dan kernet truk langsung dievakuasi oleh rekan-rekannya yang kebetulan melintas secara beriringan. Keduanya kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan informasi warga, pengemudi diketahui berasal dari wilayah Surowono, sedangkan kernet berasal dari wilayah Keling.

Perangkat Desa Jarak bersama Kamituwo segera mendatangi lokasi untuk melakukan pendataan terhadap dampak kerusakan sekaligus melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian. Tidak lama berselang, personel dari Polsek setempat bersama anggota Polres Kediri tiba di lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan area, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Proses evakuasi truk yang menabrak rumah warga baru dapat dilakukan pada Kamis siang karena membutuhkan alat berat untuk memindahkan kendaraan dari lokasi kejadian. Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman guna memastikan penyebab kecelakaan. Sementara itu, warga bersama keluarga yang rumahnya terdampak bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan yang berserakan akibat benturan.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga kondisi fisik saat berkendara, terutama ketika melakukan perjalanan pada malam hingga dini hari. Kelelahan dan rasa kantuk dapat menurunkan konsentrasi pengemudi sehingga meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden tersebut menyebabkan kerugian material yang cukup besar serta meninggalkan trauma bagi warga yang rumahnya menjadi sasaran tabrakan.(red/lis)

© Copyright 2022 - detiknews
https://www.detiknews.web.id/p/box-redaksi.html