Breaking News

Detik-detik Perampokan Agen BRILink di Sergai Terekam CCTV, Polisi Lakukan Penyelidikan

  

Rekaman CCTV perampok bermasker menyatroni agen laku pandai di Serdang Bedagai Sumut. (photo byLiputan6.com)






SERDANG BEDAGAI- Aksi kriminalitas jalanan kembali menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Kali ini, sebuah agen BRILink yang berada di Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, menjadi sasaran perampokan bersenjata tajam pada Rabu (24/6/2026).

Pelaku yang diduga beraksi seorang diri berhasil membawa kabur sejumlah uang tunai setelah mengancam seorang karyawan menggunakan sebilah pisau. Seluruh rangkaian aksi tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di dalam lokasi usaha dan kini menjadi salah satu barang bukti penting bagi aparat kepolisian dalam mengungkap identitas pelaku.

Pemilik usaha, Atik, mengungkapkan bahwa pelaku diduga telah merencanakan aksi tersebut dengan cukup matang. Sebelum masuk ke lokasi, pria tak dikenal itu sempat mengamati situasi dari seberang jalan untuk memastikan kondisi di sekitar aman dan tidak menimbulkan kecurigaan.

"Pelaku sempat berada di rumah makan ayam penyet yang berada tepat di depan BRILink. Setelah merasa situasi aman, ia menyeberang menggunakan sepeda motor Honda Vario berwarna hitam, kemudian langsung masuk ke dalam tempat usaha dan menjalankan aksinya," ujar Atik saat ditemui pada Kamis (25/6/2026).

Begitu memasuki ruangan, pelaku langsung menuju area penyimpanan uang tanpa banyak berbicara. Untuk menghindari dikenali, ia tetap mengenakan helm dan masker yang menutupi sebagian besar wajahnya, serta memakai kaus berwarna kuning.

Dalam hitungan detik, pelaku mengeluarkan sebilah senjata tajam dan mengancam karyawan yang sedang berjaga. Karena takut menjadi korban kekerasan, pekerja tersebut tidak berani memberikan perlawanan. Pelaku kemudian dengan leluasa mengambil uang tunai yang tersimpan di dalam laci sebelum melarikan diri menggunakan sepeda motor yang telah dipersiapkan.

"Pelaku mengacungkan senjata tajam kepada pekerja, lalu mengambil uang yang ada di dalam laci. Setelah berhasil mendapatkan uang, ia langsung melarikan diri," kata Atik.

Hingga kini, pihak pengelola belum dapat memastikan jumlah kerugian akibat peristiwa tersebut. Proses penghitungan uang dan pencocokan saldo masih terus dilakukan untuk mengetahui nominal pasti yang berhasil dibawa kabur pelaku.

"Kami masih melakukan perhitungan sehingga belum bisa memastikan total kerugiannya," tambah Atik.

Peristiwa tersebut telah dilaporkan secara resmi ke Polres Serdang Bedagai. Pihak korban berharap rekaman CCTV yang memperlihatkan ciri-ciri pelaku beserta kendaraan yang digunakan dapat membantu polisi mempercepat proses identifikasi dan penangkapan.

Sementara itu, Kanit Pidum Polres Serdang Bedagai, Ipda Hendri Ika Panduwinata, membenarkan bahwa laporan telah diterima dan saat ini penyidik masih melakukan serangkaian penyelidikan. Polisi juga tengah mengumpulkan keterangan saksi, memeriksa rekaman CCTV, serta menelusuri jejak pelaku.

"Masih tahap penyelidikan. Mohon doanya semoga secepatnya terungkap," ujar Ipda Hendri singkat melalui pesan aplikasi.

Kasus ini menambah daftar tindak kriminal yang menyasar usaha layanan keuangan di wilayah tersebut. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, sementara aparat kepolisian terus berupaya mengungkap identitas pelaku dan menangkapnya agar dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.(red/lis)

© Copyright 2022 - detiknews
https://www.detiknews.web.id/p/box-redaksi.html