Kediri, detiknews.web.id 22 Februari 2026 — Proses pengajuan pemanfaatan kawasan hutan untuk mendukung operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Kediri terus bergerak. Perum Perhutani KPH Kediri bersama Kodim 0809/Kediri memperkuat koordinasi lintas instansi guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai regulasi.
Penggunaan lahan diawali dari usulan Pemerintah Kabupaten Kediri untuk dua desa di Kecamatan Puncu. Menindaklanjuti permohonan tersebut, Perhutani melakukan kajian teknis lapangan melalui tim perencanaan. Kegiatan meliputi pengecekan batas kawasan, pengukuran detail, validasi dokumen administrasi, serta analisis terhadap aspek lingkungan dan tata kelola kehutanan.
Berdasarkan mekanisme yang berlaku, hasil kajian tersebut menjadi bahan pertimbangan teknis sebelum diteruskan kepada Kementerian Kehutanan. Otoritas persetujuan berada di kementerian, sementara Perhutani memberikan rekomendasi teknis berdasarkan evaluasi objektif di lapangan.
Pihak KPH Kediri menekankan bahwa percepatan proses tidak boleh mengabaikan prinsip kehati-hatian, mengingat lahan yang diajukan termasuk kawasan hutan negara yang memiliki fungsi lindung dan produksi. Setiap langkah harus memastikan legalitas terpenuhi serta tidak mengganggu keseimbangan ekologis.
Selain lokasi di Puncu, tambahan usulan juga datang dari Kecamatan Mojo dan Semen. Tahap awal koordinasi teknis telah dilakukan untuk meminimalkan potensi hambatan administratif serta mempercepat proses verifikasi di lapangan.
Dari sisi pengawasan, jajaran Kodim Kediri menyatakan komitmennya untuk terus memonitor perkembangan di titik-titik rencana pembangunan. Kolaborasi antara unsur TNI, Perhutani, dan pemerintah daerah dinilai penting guna menjaga stabilitas, kepastian hukum, serta keberlanjutan program.
KDMP diproyeksikan sebagai pusat distribusi kebutuhan pokok, pemasaran produk unggulan desa, dan penguatan sistem logistik lokal. Jika persetujuan pemanfaatan kawasan hutan diperoleh, keberadaan gerai di area strategis sekitar hutan diharapkan memberi efek ekonomi langsung bagi masyarakat desa sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah secara terukur.


Social Header